Monday, September 21, 2015

Tak Lepas dari Pelukan

Dear Admiral,

Kamu kadang chuek banget, lalu lalang di depan Mami tapi tak mau singgah atau sekedar berkata sesuatu. Mami sangka itu karena kamu merasa terabaikan. Mami juga menangis lho, karena kamu chuekin. Tapi itu hanya sangkaan Mami belaka. Buktinya kalau bangun pagi, Mami peluk dirimu dan kamu tak mau lepas darinya, meski hanya untuk beberapa menit. Setelah itu kamu kembali sibuk jalan kesana kemari atau bongkar apa saja.

Oh ya kamu susah benar makan. Makanan dari buku resep, sudah dicoba tapi hasilnya nihil. Favoritmu cuma gogos atau lemper. Pernah Tante Unny temukan duri ikan dalam gogos. Sejak itu gogos isi ikan tak pernah lagi dibeli.

Sekarang dicoba, di dalam botol susumu diberikan korma. Semoga itu menjadi cara meningkatkan nafsu makanmu, tapi juga tidak berhasil. Kamu kenyang minum susu barangkali. Bandingkan dengan Asraf, anaknya Om Habibie dan Tante Hanifah, makannya lahap sebagaimana waktu sama-sama main di Pantai Akkarena.

Gitu deh Admiral Sayang

No comments:

Post a Comment