Dear Admiral,
Seusai Papi dan Mami mengantarmu ke dokter, juga sepupumu Febby, kamu mendapat tambahan 'minuman baru'berupa oralit. Kamu memamng tidak menolak meminumnya, sebagaimana bila berkaitan dengan rasa obat. Setelah kamu minum, terlihat lidahmu berada di antara gigi-gigimu. Tidak tergigit memang, tapi kami cemas mengapa susah melepaskan lidahmu yang 'terjepit' di gigi atas dan bawah. Saat itu, entah karena capek dari dokter atau memang istrahat pulas, tanganmu lemas sekali.
Biasanya bila kamu bobo dan kami pegang-pegang tanganmu, kamu langsung menampik. Tapi tidak kali ini. Papi berkeringat dingin di jidat, bahkan kata Mami, wajahku pucat pasi. Denyut jantungku berdebar kencang. Tapi Mami kulihat biasa-biasa saja. Mami berusaha melepaskan lidahmu di antara dua gigi dengan mendorong memakai dot juga jemari.
Alhamdulillah bisa!
Kami cek suhu tubumu 36,7 Celcius, berarti tak ada yang perlu kami cemaskan lagi.
Sejak pukul 21-an hingga jelang pukul 04.00 kamu sudah habiskan oralit satu bungkus.
Kami juga sudah mengganti susumu dari Bebelac 3 ke Chil Kid. Biasanya kamu muntah seusai minum susu, tapi tadi tidak. Oh ya susumu ada juga SGM Soya, karena Papi kira kamu tak cocok dengan susu sapi.
Semoga hari ini kamu sehat dan berlari-lari kencang dengan energi yang kami benar-benar tak habis.
We Love U Admiral
No comments:
Post a Comment