Admiral sayang,
Di RS Premier, Kakung dirawat dalam satu ruangan bersama Pak Wiyatno. Besok, kamis (27/6/2014) Kakung akan rawat jalan saja. Pak Wiyatno yang juga sepuh, juga akan tinggalkan rumah sakit. "Bosan, sudah dua minggu di rumah sakit."
Agar tidak bosan Pak Wiyatno pesan nasi kebuli dan kambing. "Iya nich, menu di rumah sakit, tidak beragam. Dalam sepekan menu bisa berulang, terutama adanya agar-agar yang jadi menu tetap." kata Papi.
Ternyata di belakang RS Premier arah kanan dari parkiran motor, ada tempat untuk menemukan nasi kebuli.
Oh ya, infus Kakung sudah dilepas. Kakung kini harus menyuntik diri sendiri dengan insulin, sebagai penderita diabetes. Mudah-mudahan penyumbatan jantung Kakung bisa teratasi dengan obat oral.
Pemasangan pemacu jantung yang bentuknya sekecil baterai arloji, kata spesialis jantung dr. Glenn seharga 60-75 juta dengan masa aktif selama sepuluh tahun. Oh ya dr. Glenn orang yang sangat ramah. Mungkin karena beliau sudah sepuh dan senior sebagai dokter jantung.
Cara menjelaskan penyakit Kakung mudah dipahami, sehingga apapun yang Beliau jelaskan pasti dapat dimengerti.
Malam ini, pukul 09.40 WIB, detak jantung Kakung 75, tensi 112/57 dan suhu badan 36,1
Oh ya, Admiral sayang,
Selama tiga hari ini kamu sendiri sakit flu. Mami dan Eyang Putri mengantarmu ke dokter anak. Dokter yang sama yang juga pernah mengobati Mami dan Tante Dinar kalau sakit.
Di rumah memang terjangkit flu, Mami juga mengalaminya. Eyang Putri dan tante Dinar juga demikian, Entah kamu terpapar flu dari rumah, mungkin saja.
Sebelum kamu terkena flu, kita bersama duduk di teras rumah menyaksikan hujan keras, Kamu suka sekali melihat hujan keras dan sesekali tiupan angin yang lebih kencang dari biasanya. Kamu hanya memakai kaos saja. Papi memelukmu agar angin tak terlalu kuat ke tubuhmu.
Mungkinkah hujan dan angin itu membawa penyakit untukmu? Bila pun iya, maka itu akan perlahan menguatkan tubuhmu juga mentalmu.
Untuk flu yang kamu alami, itulah resiko kecil melihat indahnya hujan dari dua matamu sendiri.
No comments:
Post a Comment